Pasangan mata uang GBP/USD juga diperdagangkan dengan cukup tenang pada hari Kamis, bertahan di dekat level tertingginya secara lokal. Tren naik masih berlanjut bahkan pada timeframe 4 jam, meskipun belum ada tanda-tanda jelas mengenai penyelesaian konflik antara Iran dan AS. Informasi terus mengalir dari berbagai kanal erkait perkembangan negosiasi antara Teheran dan Washington. Namun, sebagian besar informasi tersebut hanyalah spekulasi dan asumsi. Sumber informasi jarang disebutkan, yang di satu sisi bisa dimengerti, tetapi di sisi lain membuat sulit menilai kebenaran informasi yang diterima.
Kebanyakan pakar sepakat bahwa AS bersikeras pada pelucutan nuklir total Iran, larangan pengayaan uranium setidaknya selama 20 tahun, pemantauan permanen terhadap fasilitas Iran, dan pembukaan kembali Selat Hormuz secara segera. Iran menginginkan pencabutan blokade terhadap pelabuhannya, pencairan seluruh asetnya, penghapusan semua sanksi, serta jaminan terhadap serangan di masa depan. Apakah realistis untuk mengharapkan kedua pihak mencapai konsensus terkait sejumlah isu yang sangat "sensitif" ini?
Para pelaku pasar perlu mengingat hal berikut: Iran sudah mungkin meninggalkan senjata nuklir berkali-kali dalam 50 tahun terakhir, tetapi tidak melakukannya. AS dan negara-negara lain juga sudah mungkin mencabut sanksi terhadap Iran berkali-kali (bahkan ketika kesepakatan nuklir sebelumnya masih berlaku), tetapi tidak dilakukan. Selat Hormuz terutama sangat penting bagi Iran dan dunia, bukan bagi AS. Dan pertanyaan siapa yang akan memberikan jaminan terhadap serangan di masa depan juga menjadi persoalan yang sangat menarik. Dengan demikian, kami berpendapat kesepakatan mungkin saja tercapai, tetapi akan rapuh, sebagaimana gencatan senjata yang ada saat ini.
Dengan kata lain, Iran dan AS akan berupaya menandatangani suatu kesepakatan untuk mengakhiri perang yang sebenarnya tidak diinginkan baik oleh Teheran maupun Washington. Namun, pada saat yang sama, masing-masing pihak akan berusaha secara halus melanggar kesepakatan itu atau menuduh pihak lain melanggarnya. Kami tidak yakin Iran akan setuju mengekspor seluruh uranium ke luar wilayahnya dan meninggalkan seluruh pengembangan nuklirnya. Kami juga tidak yakin para pakar Amerika atau internasional akan mampu secara terus-menerus memantau dan memeriksa semua fasilitas Iran (kebanyakan berada di bawah tanah) yang secara teoritis dapat digunakan untuk memperkaya uranium atau memproduksi rudal balistik. Singkatnya, meski kedua pihak mungkin sepakat di atas kertas, penerapan kesepakatan tersebut akan sulit bagi baik Iran maupun AS.
Jika kesepakatan sulit diimplementasikan dalam praktik, kejatuhannya mungkin terjadi kapan saja. Ini berarti bahwa perdamaian di Timur Tengah pada dasarnya akan bersifat sementara. Tentu saja, perdamaian sementara lebih baik ketimbang perang baru, tetapi kami ingin menekankan bahwa perdamaian jangka panjang di Timur Tengah, dalam realitas saat ini, praktis merupakan sesuatu yang utopis. Jika kesepakatan ditandatangani, dolar AS kemungkinan akan terus melemah. Kami masih belum melihat alasan bagi penguatannya pada 2026, bahkan sekalipun kebijakan moneter The Fed tidak menjadi lebih longgar.

Rata-rata volatilitas pasangan GBP/USD selama lima hari perdagangan terakhir sebesar 80 pip, yang dianggap "rata-rata" untuk pasangan ini. Oleh karena itu, pada hari Jumat, 8 Mei, kami memperkirakan pergerakan dalam kisaran yang dibatasi oleh level 1,3516 dan 1,3676. Channel regresi linear bagian atas telah mendatar, yang mengindikasikan perubahan tren menjadi tren naik. Indikator CCI telah memasuki area overbought dan membentuk divergensi bearish, memberi sinyal adanya koreksi turun yang kini sudah selesai.
Level Support Terdekat:
S1 – 1,3550
S2 – 1,3489
S3 – 1,3428
Level Resistance Terdekat:
R1 – 1,3611
R2 – 1,3672
R3 – 1,3733
Rekomendasi Trading:
Pasangan mata uang GBP/USD tengah mengalami pemulihan setelah dua bulan ketegangan geopolitik. Kebijakan Donald Trump akan terus memberikan tekanan pada perekonomian AS, sehingga kami tidak memperkirakan penguatan mata uang AS pada tahun 2026. Oleh karena itu, posisi beli dengan target di 1,3916 dan di atasnya tetap relevan selama harga berada di atas moving average. Jika harga berada di bawah garis moving average, posisi jual dapat dipertimbangkan dengan target di 1,3516 dan 1,3489 berdasarkan analisis teknikal. Dalam beberapa minggu terakhir, mata uang Inggris telah menguat kembali, sementara pengaruh faktor geopolitik di pasar mulai berkurang.
Penjelasan untuk Ilustrasi:
- Channel regresi linear membantu menentukan tren saat ini. Jika keduanya mengarah ke satu sisi yang sama, hal ini mengindikasikan tren yang kuat.
- Garis moving average (pengaturan 20,0, diperhalus) menentukan tren jangka pendek dan arah yang sebaiknya diikuti dalam trading.
- Level Murray – level target untuk pergerakan dan koreksi.
- Level volatilitas (garis merah) – menunjukkan perkiraan channel harga tempat pasangan mata uang ini kemungkinan akan bergerak sepanjang hari berikutnya, berdasarkan metrik volatilitas saat ini.
- Indikator CCI – harga yang memasuki area overbought (di atas +250) atau oversold (di bawah -250), mengisyaratkan bahwa tren akan segera berbalik ke arah yang berlawanan.